Category Archives: Artikel Motivasi

Anda Tidak Membutuhkan Pujian Untuk Menjadi Hidup & Kritik Tidak Akan Membuat Anda Mati

Apa yang menjadi intention atau tujuan Anda dalam melakukan segala perbuatan? Karena intention atau niat tersebut akan memancarkan energinya ke segala arah. Orang bisa merasakannya.

Ada yang mengatakan orang jaman sekarang mengumpulkan tanda like atau follower dalam melakukan tindakan yang dia lakukan.

Apa efek dari pengumpul like atau follower dari tindakan yang dilakukannya? Ternyata dia juga mendapatkan para hater.

Para hater terbagi dua yaitu hater yang membenci segala apa pun yang orang lakukan dan hater yang membenci tindakan spesifik yang Anda lakukan.

Para penyuka Anda yang like dan follower juga terbagi dua yaitu dia fans sejati Anda yang akan menyukai segalanya tentang Anda dan para penyuka yang menyukai satu tindakan Anda tersebut.

Lalu ada lagi follower atau hater yang diam alias hanya mengamati dan mengagumi atau menghujat di dalam hati.

Mau sampai kapan perasaan Anda terombang-ambing dari jumlah follower atau hater Anda? Itukah yang menjadi satu-satunya intention atau niat Anda dalam melakukan sesuatu dalam hidup ini?

Jika sanjungan datang maka Anda akan senang. Jika para hater mulai menyerang, Anda menjadi kecewa.

Jika Anda tahu tidak akan ada pujian yang Anda dapatkan, akankah tetap perbuatan kebajikan itu Anda lakukan?

Jika kritik yang akan Anda dapatkan, akankan Anda mengurungkan perbuatan yang akan Anda lakukan?

Kemanakah orisinil diri Anda jika perbuatan Anda lakukan hanya berdasarkan follower atau hater?

Jangan takut akan hater yang akan menghujani Anda dengan amarah dan kritik, mereka telah mengkritik dan memarahi banyak orang lainnya sebelum mereka mengkritik dan memarahi Anda.

Jadilah diri Anda sendiri yang orisinil. Anda sudah indah hanya tinggal meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

Jika ada satu kalimat yang saya bisa sampaikan kepada Anda saat ini maka kalimat tersebut adalah:
“Waktu tidak bisa diputar kembali. Lakukanlah tindakan yang harus Anda lakukan selama itu tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Bukan pujian yang membuat Anda hidup. Kritik tidak akan membuat Anda mati.”

Semangat berbuat baik dan memperjuangkan impian Anda. Semoga Anda mencapai apa yang Anda cita-citakan dan menjadi inspirasi bagi orang-orang lainnya.

Kisah Nyata Tentang Sepotong Roti Ini Bisa Membuat Anda Gemar Berbuat Baik

Saya dulu kekurangan. Waktu saya kerja jadi guru TK di Pluit saya benar-benar pas-pasan. Setiap hari di dompet cuma punya Rp 5.000,-. Kalau beli soto di seberang sekolah supaya hemat beli kuahnya doank. Iya benar-benar miris begitu.

Waktu perayaan Imlek ada orang tua murid kasih saya angpao Rp 50.000,- karena suka cara saya mengajar anaknya. Di sekolah saya termasuk guru favorit karena lucu dan sayang anak.

Ketika terima angpao Rp 50.000,- hati saya berdegub kencang saking bahagia. Uang itu besar banget bagi saya. Langsung terpikir bisa berhari-hari makan enak. Hati saya berbunga-bunga. Di situ saya menyadari betapa nikmatnya jika kita diberi. Sejak saat itu saya bertekad jika saya sukses, saya mau banyak memberi karena begitu nikmatnya diberi.

Lalu ada orang tua murid kasih saya sekotak roti Bread Talk. Waktu itu saya belum pernah beli roti mahal karena tidak punya duit. Belinya roti di warung.

Waktu saya gigit roti itu, lidah saya rasanya langsung loncat. Enakkk bangeeettt rotinya. Empuuukk guriihh nikmaatt. Saya tanya rekan guru ini roti harganya berapa kok bisa enak banget. Dia jawab bisa Rp 10.000,- satunya. Wahh roti mahall ini.

Saya dikasih 5 roti. 1 saya makan, 2 mau saya kasih mami papi. Sisanya saya mau kasih anak jalanan di bawah jembatan layang Slipi.

Pas saya turun bus mau lanjut naik mikrolet saya harus jalan kaki lewati kolong jembatan layang Slipi. Saya panggil beberapa anak jalanan terus saya kasih rotinya. Dari belakang saya liatin mereka.
Pas mereka gigit rotinya, satu anak langsung teriak “Enakk bangett”. Dalam hati saya langsung bilang “Shock kan seperti saya saking enaknya.”

Di situ saya menyadari jika memberi kepada sesama, berikanlah barang yang baik dan bagus. Karena akan menciptakan momen tak terlupakan bagi mereka. Seperti saya dan anak-anak jalanan itu yang shock pertama kali makan roti enak dan mahal bagi ukuran kantong kami.

Selamat memberi kebahagiaan & pengalaman indah kepada sesama dengan sering-sering kita berbuat baik. Itu yang membuat hidup kita lebih bermakna & indah.

Semoga sharing kisah nyata hidup saya ini membawa manfaat.

*Ket foto: Ibu Nathalia aktif di berbagai kegiatan sosial yang membantu orang yang kesusahan dan pembangunan tempat-tempat ibadah, salah satunya beliau menjadi founder di Yayasan Dana Everyday.

Menolak Menyerah

By Nathalia Sunaidi

Saat hidup menjadi begitu berat, apa respon Anda? Menyerahkah?

Mengapa menolak menyerah menjadi alternatif pilihan baru bagi Anda mulai sekarang?

Dengan menolak menyerah Anda dihadapkan pada peluang baru untuk mencoba jalan lain.
Dengan menolak menyerah Anda akan menginspirasi orang lainnya untuk melawan karma buruk dengan karma baik.
Dengan menolak menyerah maka perjalanan hidup Anda dilanjutkan kembali.

Banyak keajaiban menunggu Anda asalkan Anda mau mengambil pilihan menolak menyerah pada apa pun masalah yang sedang Anda hadapi sekarang ini.

Betapa pun beratnya hidup Anda sekarang ini bisa jadi tiba-tiba berubah menjadi baik. Anda tidak pernah tahu seperti apa jalan di depan Anda. Tapi itu hanya bisa terjadi bila Anda menolak menyerah pada seberat apa pun permasalahan yang ada dalam hidup Anda.

Menolak menyerah ibarat seperti seorang anak kecil yang memulai melangkah lagi setelah dia terjatuh saat belajar berjalan.

Tidak ada berita yang paling indah bagi seseorang yang sedang terkena musibah selain keinginan untuk bangkit dan memulai sesuatu yang baru. Seseorang yang menolak menyerah akan dipertemukan oleh babak baru dalam perjalanan hidupnya.

Tolaklah untuk menyerah walau pilihan menyerah selalu yang Anda pilih selama ini.
Tolaklah sebuah ide dalam pikiran Anda yang menyatakan semuanya sudah hancur. Bangkitlah walau terasa sakit dan lemah. Tidak perlu menjadi yang terkuat untuk berhasil. Tidak perlu menjadi paling hebat untuk menang. Bahkan tidak perlu memenangkan semua pertandingan dalam hidup ini. Anda hanya perlu menambahkan satu pilihan dalam menjalani hidup ini yaitu untuk menolak menyerah. Maka Andalah pemenang yang sesungguhnya.

Tiada kabar yang paling bahagia bagi seseorang yang sedang terjatuh dalam hidupnya selain sebuah perkataan dalam batinnya, “Aku menolak untuk menyerah.”

Berikan pendapat atau sharing Anda mengenai artikel ini di LEAVE A COMMENT di bawah judul.

Kita Hidup. Kita Mencintai. Kita Bahagia

Wajib Dibaca Oleh Anda yang Sedang Mencari Tujuan Hidup dan Belum Menemukannya.

By Nathalia Sunaidi

Viktor Frankl dalam bukunya Man’s Search For Meaning menuliskan kisah nyata pengalamannya selama di kamp konsentrasi Auschwitz pada Perang Dunia 2. Bukunya yang diterbitkan tahun 1946 mengisahkan penderitaannya selama dalam penyiksaan,
“Kami tersandung di kegelapan, melewati batu-batu besar dan melalui genangan air besar, di sepanjang jalan yang menuju kamp. Para penjaga yang terus meneriaki kami dan membawa kami dengan gagang senapan mereka. Siapa pun dengan kaki yang sangat sakit menopang dirinya di lengan tahanan lainnya. Hampir tidak ada kata yang diucapkan; Angin begitu dingin. “

Di paragraph berikutnya, Frankl menuliskan apa yang membuatnya tetap waras dan tetap bertahan hidup dalam siksaan yang sangat berat di kamp,
“Tapi pikiranku mengingat bayangan istriku, membayangkannya dengan ketajaman luar biasa. Kudengar dia menjawabku, melihatnya tersenyum, penampilannya yang menggembirakan. Nyata atau tidak, penampilannya pun lebih bercahaya dari matahari yang mulai naik.”

Di setiap siksaan yang dideranya, di pikirannya hanya melihat bayangan istrinya dan dia menjadi bahagia. Bayangan itu membuatnya terus bertahan dan hidup. Dia mengatakan keselamatannya adalah karena cinta dan dicintai.

Masa lalu saya kurang baik. Di usia SMP beberapa kali mencoba bunuh diri tapi selamat karena mengingat ajaran guru Buddha.

Pertengkaran-pertengkaran hebat orang tua, perselingkuhan-perselingkuhan papi dan teriakan-teriakan menjadi makanan saya sehari-hari sejak kecil. I was so damage.

Mungkin karena itulah saya menjadi hipnoterapis. Karena hipnoterapi yang menyembuhkan saya dan membuat saya tetap hidup. Maka saya menjadi bukti nyata betapa hipnoterapi bisa menyelamatkan sebuah kehidupan dan membuatnya indah.

Dari penderitaan yang pernah saya alami, saya jadi memahami ketika klien-klien datang karena ingin bunuh diri, ketika merasakan tidak ada pilihan lain selain mengakhiri hidup. Saya pernah di kondisi yang sama. Tapi saya bisa melewatinya. I survived.

Atas dasar itulah saya memiliki keyakinan yang kuat setiap orang bisa meraih kebahagiaannya. People can heal themselves and can be a healer for other people because they have survived. You just need to be survived. That’s it.

Lalu bagaimana bisa survive? Anda membutuhkan cinta atau cinta kasih untuk bertahan. We need love. We need compassion. Kita menggunakan image kasih sayang sebagai pegangan saat hidup begitu berat. Itulah yang dilakukan Viktor Frankl, dia berpegangan pada kasih sayang istrinya dan dia survived melewati keadaan terberat hidupnya.

Saya ingat pagi itu ketika saya SMU, kelas kami kedatangan seorang biarawati. Dia berdiri di depan kelas, dia tersenyum, senyum yang paling indah yang pernah saya lihat. Lalu dia memeluk satu-persatu anak-anak yang masuk kelas. Saya dipeluknya. Waktu seakan berhenti saat saya di pelukannya. Beberapa detik itu saya merasakan betapa saya sangat disayangi olehnya. Rasa kasih sayang yang sangat asing bagi batin saya waktu itu dan batin saya menikmatinya.

Ketika hidup saya sangat berat, saya membayangkan lagi momen beberapa detik itu ketika saya dipeluk dengan penuh kasih sayang oleh seseorang yang bahkan saya tidak tahu namanya. Kasih sayang dalam pelukannya menyelamatkan batin saya berkali-kali. Sampai akhirnya saya menemukan hipnoterapi. Saya menyembuhkan diri saya dan memperbaiki segala damage di batin saya dengan hipnoterapi.

Jadi apa tujuan hidup ini? Dalam buku Man’s Search For meaning, jika saya boleh mengutip tulisan Viktor Frankl maka tujuan hidup baginya adalah: cinta adalah tujuan tertinggi yang bisa dicita-citakan manusia.

Bagi saya tujuan hidup adalah bisa mencintai dengan tulus walau hanya beberapa detik karena cinta kasih itu mungkin menyelamatkan keseluruhan hidupnya dan hidup kita. Tujuan hidup kita adalah kita hanya perlu bertahan melewati segala kondisi. Berpegangan pada cinta kasih saat terasa begitu berat. Dan kita akan menjadi inspirasi atau penyembuh bagi orang lainnya karena kita telah berhasil melewati semuanya dengan baik.