Hipnoterapi untuk Depresi

Apa itu Depresi?

Depresi adalah kondisi emosional yang di dalamnya terdapat perasaan sedih, sakit hati, tidak berharga, dan kekosongan yang ekstrem yang didalamnya juga terdapat perasaan tidak ada motivasi dan energi.

Jenis-jenis depresi:

Depresi Klinis

Depresi jenis ini akan berakhir sangat lama seolah itu akan terjadi selama kehidupan seseorang. Disebut depresi klinis karena seseorang dokter yang mendiagnosa orang tersebut mengalami depresi.

Gejala depresi klinis:

  • Perasaan kesedihan, kekosongan, kegelisahan, kehilangan ketertarikan pada aktivitas-aktivitas yang sebelumnya disukai termasuk seks, pesimis dan cara pandang negatif terhadap kehidupan.
  • Insomnia.
  • Membutuhkan banyak sekali tidur dan berat untuk bangun dari ranjang.
  • Merasa bersalah, tidak berharga dan tidak berdaya.
  • Perubahan nafsu makan sehingga mengakibatkan turunnya berat badan atau naiknya berat badan.
  • Merasa kelelahan setiap saat.
  • Tidak bisa berkonsentrasi.
  • Selalu gelisah.
  • Merasa stress karena tidak bisa merasakan perasaan yang mereka ingin rasakan.
  • Mengalami sakit kepala.
  • Mengalami gangguan pencernaan.
  • Jika kondisi depresi telah sangat dalam maka orang tersebut akan memiliki kecenderungan untuk bunuh diri.

Depresi Kronis

Merasa bosan karena merasakan depresi sepanjang saat.
Terjadi dalam bentuk siklus. Rasa depresi itu akan hilang dalam waktu tertentu dan akan kembali lagi. Siklusnya bisa diprediksi kapan depresi itu akan hilang dan kembali lagi.
Orang yang mengalami depresi jenis ini akan merasakan bergulat seumur hidup dengan depresinya karena terus datang dan pergi.

Depresi Parah

  • Memiliki semua gejala depresi di atas.
  • Orang dengan depresi jenis ini sama sekali tidak bisa berfungsi dalam kehidupan sehari-hari. Dia tidak bisa bekerja atau bahkan bangun dari sofa. Dia bergulat sangat keras untuk bisa melakukan apa pun.
  • Tidak mau bangun dari tempat tidur bahkan tidak mau mandi.
  • Keinginan untuk bunuh diri menjadi sangat kuat dan terus-menerus.

Penyebab depresi:

  • Ketidakseimbangan kimiawi dalam tubuh. Sinyal-sinyal elekrik di antara saraf-saraf otak berkurang dan tidak bekerja dengan baik.
  • Masalah-masalah dalam kehidupan yang tidak terselesaikan.
  • Masalah relationship.
  • Masalah karier.
  • Masalah finansial.
  • Masalah kesehatan, seperti post-cardiac surgery depression.
  • Rasa marah, frustasi dan bersalah yang sangat kuat di alam bawah sadar.
  • Aktivitas yang berkepanjangan. Berada di dalam ruangan terlalu lama. Hal-hal tersebut akan menghambat tubuh mengeluarkan endorphin dan seretonin.
  • Sehingga membuat seseorang tidak bisa merasakan bahagia.
  • Perubahan jam tidur dan pola makan.
  • Narkoba, alkohol, rokok.
  • Pensiun.
  • Liburan yang berakhir.
  • Pekerjaan yang terlampau banyak.
  • Aborsi.

Saran-saran yang biasanya diberikan oleh ahli kesehatan tentang mengatasi depresi:

  • Olah raga
  • Tidur malam yang nyenyak.
  • Minum air yang banyak.
  • Bergaul dengan teman-teman.
  • Nonton film-film lucu.
  • Hipnoterapi.
  • Tulis surat/diari.
  • Ganti pekerjaan.
  • Pindah tempat.
  • Lakukan kerja sosial.
  • Dengarkan lagu-lagu klasik.

Teknik hipnoterapi untuk menangani depresi:

  • Jika depresi disebabkan oleh pihak lain yang menyakiti.

Depresi bisa terjadi karena orang tersebut disakiti oleh orang lain. Hipnoterapi sangat efektif untuk melepaskan rasa sakit hati akibat perlakuan orang lain. Teknik hipnoterapi membuat seseorang bisa menemukan penyebab depresinya dan siapa yang paling menyakitinya. Lalu dengan menggunakan teknik hipnoterapi, semua emosi negative tersebut dilepaskan. Maka seseorang yang menderita depresi bisa tersembuhkan.

  • Jika depresi tidak disebabkan oleh pihak lain.

Dalam hal ini depresi bisa jadi disebabkan oleh pengalaman buruk. Maka teknik hipnoterapi yang bisa digunakan adalah teknik Stem, yaitu menemukan perasaan yang menjadi penyebab depresi. Mengapa penanganan hipnoterapi untuk depresi lebih tidak mudah? Seseorang yang sudah memasuki fase depresi berarti dia sudah memendam emosi negatifnya jauh lebih dalam sehingga ketika dilakukan hipnoterapi menggunakan teknik hipnoterapi biasa maka tidak akan ditemukan perasaan negative apapun. Alias orang tersebut akan menjawab tidak merasakan perasaan apapun saat hipnoterapi.

Teknik hipnoterapi stem digunakan untuk para penderita depresi karena teknik hipnoterapi ini bisa menemukan emosi yang terpendam sangat dalam. Setelah emosi penyebab depresi ditemukan menggunakan teknik hipnoterapi stem maka emosi itu bisa dilepaskan dan orang tersebut bisa keluar dari rasa depresinya.

Hipnoterapi sangat efektif untuk menemukan emosi negative penyebab depresi. Hipnoterapi juga bisa melepaskan semua emosi penyebab depresi tersebut. Hipnoterapi bisa membantu para penderita depresi asalkan orang tersebut belum mengalami gangguan jiwa. Ayo, tangani depresi dengan hipnoterapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *