<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pahami Permainan Pikiran Anda</title>
	<atom:link href="http://nathaliasunaidi.com/pahami-permainan-pikiran-anda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nathaliasunaidi.com/pahami-permainan-pikiran-anda/</link>
	<description>Hipnosis&#124;Hipnoterapi&#124;NLP&#124;EFT</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Mar 2010 02:50:10 +0300</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Oki</title>
		<link>http://nathaliasunaidi.com/pahami-permainan-pikiran-anda/comment-page-1/#comment-72</link>
		<dc:creator>Oki</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 09:12:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nathaliasunaidi.com/?p=49#comment-72</guid>
		<description>mba Nath, dalam prakteknya sebenarnya apa yg harus dilakukan kepada klien seperti Parjo? 
Mengacu teori meta model, Parjo telah melakukan deletion, distortion pattern dst.
Apabila mengacu teori presupposition, parjo tidak menerapkan konsep &quot;the map is not the teritory&quot;.
Lha konkritnya harusnya diapain si Parjo? bukanya dengan mengkuliahi klien teori-2 seperti itu akan bikin bingung ato malahan bikin jengkel klien.
lagipula, bukankah dalam hipnoterapi yang kita gunakan adalah Milton model? yang notabene adalah kebalikan dari meta model
so, mba Nath, mohon pencerahannya pls
thx</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mba Nath, dalam prakteknya sebenarnya apa yg harus dilakukan kepada klien seperti Parjo?<br />
Mengacu teori meta model, Parjo telah melakukan deletion, distortion pattern dst.<br />
Apabila mengacu teori presupposition, parjo tidak menerapkan konsep &#8220;the map is not the teritory&#8221;.<br />
Lha konkritnya harusnya diapain si Parjo? bukanya dengan mengkuliahi klien teori-2 seperti itu akan bikin bingung ato malahan bikin jengkel klien.<br />
lagipula, bukankah dalam hipnoterapi yang kita gunakan adalah Milton model? yang notabene adalah kebalikan dari meta model<br />
so, mba Nath, mohon pencerahannya pls<br />
thx</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://nathaliasunaidi.com/pahami-permainan-pikiran-anda/comment-page-1/#comment-28</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 05:48:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nathaliasunaidi.com/?p=49#comment-28</guid>
		<description>ada banyak cara melatih pikiran salah satunya meditasi. dengan mempelajari tehnik hipnosis akan membantu dalam meditasi :)

http://www.nathaliainstitute.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada banyak cara melatih pikiran salah satunya meditasi. dengan mempelajari tehnik hipnosis akan membantu dalam meditasi <img src='http://nathaliasunaidi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.nathaliainstitute.com" rel="nofollow">http://www.nathaliainstitute.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Victor Alexander Liem</title>
		<link>http://nathaliasunaidi.com/pahami-permainan-pikiran-anda/comment-page-1/#comment-15</link>
		<dc:creator>Victor Alexander Liem</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 05:05:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nathaliasunaidi.com/?p=49#comment-15</guid>
		<description>Sering kita disuguhi gambar arah kesuksesan yang berlawanan dengan kegagalan. Misal, ke kanan adalah jalan kesuksesan, dan kiri adalah kegagalan. 
Saya rasa gambar itu menyesatkan. Kenyataannya kegagalan dan kesuksesan juga memiliki arah yang sama. Hal ini menyebabkan sebagian besar orang ingin sukses dgn menghindari kegagalan. Ini sungguh sangat tidak masuk akal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sering kita disuguhi gambar arah kesuksesan yang berlawanan dengan kegagalan. Misal, ke kanan adalah jalan kesuksesan, dan kiri adalah kegagalan.<br />
Saya rasa gambar itu menyesatkan. Kenyataannya kegagalan dan kesuksesan juga memiliki arah yang sama. Hal ini menyebabkan sebagian besar orang ingin sukses dgn menghindari kegagalan. Ini sungguh sangat tidak masuk akal.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: darma gunawan</title>
		<link>http://nathaliasunaidi.com/pahami-permainan-pikiran-anda/comment-page-1/#comment-3</link>
		<dc:creator>darma gunawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 09:39:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nathaliasunaidi.com/?p=49#comment-3</guid>
		<description>ceritanya menarik juga dan memang banyak orang mengalami hal yang sama disaat memulai sesuatu menjadi sulit, bagaimana cara kita berlatih agar pikiran kita tetap optimal selain dengan cara hypnotherapi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ceritanya menarik juga dan memang banyak orang mengalami hal yang sama disaat memulai sesuatu menjadi sulit, bagaimana cara kita berlatih agar pikiran kita tetap optimal selain dengan cara hypnotherapi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
